Al-Qur’an KAWKABAN

“Untuk Menghafal Terjemah Makna Al-Qur’an Metode Tamyiz”

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

Al-Qur’an KAWKABAN adalah Al-Qur’an translation for specific purpose yang dibuat khusus untuk membantu pembacanya bisa memahami dan hafal terjemah makna Al-Qur’an ketika membaca dan mendengarkan Al-Qur’an. Al-Qur’an KAWKABAN merupakan sarana pembelajaran metode Tamyiz 1 “metode terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah dengan target pembelajaran agar santri dapat dengan mudah memahami sekaligus bisa hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah ketika membaca dan mendengarkannya”. Al-Qur’an KAWKABAN ini dikembangkan bertujuan agar dapat digunakan oleh siapapun yang dapat membaca Al-Qur’an dan ingin memahami sekaligus hafal terjemah makna Al-Qur’an lafdziyah.

Ternyata menghafal terjemah makna Al-Qur’an lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an, terbukti dengan hasil riset metode Tamyiz tentang Al-Qur’an menunjukan data sebagai berikut :

 

  • Al-Qur’an terdiri dari 7 Manzil;
  • 30 Juz;
  • 60 Hizb;
  • 114 Surat;
  • 6.236 Ayat;
  • 604 Halaman;
  • 2.065 lafadz atau kata yang terdiri dari 1.676 lafadz musytaq dan 389 lafadz jamid;
  • 2.065 lafadz atau kata tersebut diulang-ulang dalam Al-Qur’an sebanyak 77.865 kali “dalam riwayat Imam Hafs”.

Bagi pembaca Al-Qur’an yang ingin menghafal Al-Qur’an maka harus menghafal 7 Manzil, 30 Juz, 60 Hizb, 114 Surat, 6.236 Ayat yang ada pada 604 Halaman mushaf Al-Qur’an. Sedangkan bagi pembaca Al-Qur’an yang ingin memahami dan menghafal terjemah makna Al-Qur’an maka cukup menghafal 2.065 lafadz yang ada pada Al-Qur’an saja. Sehingga dengan memahami dan menghafal terjemah makna Al-Qur’an jauh lebih mudah dari menghafal Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah :   Menghafal Al-Qur’an adalah menghafal :
Susunan 7 ManzilSusunan 30 Juz

Susunan 60 Hizb

Susunan 114 Surat

Susunan 6.236 Ayat

Susunan 604 Halaman

Susunan 2.065 Lafadz

Susunan 28 Abjad (Hijaiyyah)

Susunan 7 ManzilSusunan 30 Juz

Susunan 60 Hizb

Susunan 114 Surat

Susunan 6.236 Ayat

 

Menghafal Terjemah Makna Al-Qur’an

Adalah menghafal :

Susunan 2.065 Lafadz
Lafadz Terjemahnya sama Sering diulang Jarang diulang Jumlah
Huruf 175 Lafadz26.787 kali

34,4 %

= 10,32 Juz

34,4 %
Isim 146 Lafadz7.736 kali

9,9 %

= 2,97 Juz

383 Lafadz14.630 kali

18,7 %

=5,61 Juz

37,7 %
Fi’il 68 Lafadz2.577 kali

3,4 %

= 1.02 Juz

167 Lafadz13.905 kali

17,8 %

= 5,34 Juz

27,9 %
Jumlah 214 Lafadz10.313kali

13,3 %

= 3,99 Juz

725 Lafadz55.322 kali

70,9 %

= 21,27 Juz

1.126 Lafadz122.230 kali

15,8 %

= 4,74 Juz

2.065 Lafadz77.865 kali

100 %

= 30 Juz

Untuk lebih memudahkan memahami dan menghafal terjemah makna Al-Qur’an, metode Tamyiz mengidentifikasi klasifikasi terhadap 2.065 lafadz tersebut sebagai berikut :

  • Berupa Huruf pengulangannya sebanyak 34,4 %
  • Berupa Isim pengulangannya sebanyak 37,7 %
  • Berupa Fi’il pengulangannya sebanyak 27,9 %

2.065 lafadz tersebut dalam Al-Qur’an diulang-ulang sedemikian rupa sebanyak 77.865 kali “dalam riwayat Imam Hafs” dengan klasifikasi sebagai berikut :

  • 939 lafadz yang sering diulang (diulang-ulang lebih dari sama dengan 10 kali) pengulangannya sebanyak 65.692 kali (84 %).
  • 1.126 lafadz yang jarang diulang (diulang-ulang kurang dari 10 kali) pengulangannya sebanyak 12.173 kali (16 %).

Karena ada 939 lafadz yang sering diulang dalam Al-Qur’an prosentasi pengulangannya sangat besar (84 %) maka mempelajari terjemah makna Al-Qur’an metode Tamyiz 1 dimulai dengan menhafal lafadz tersebut berupa :

  • 175 lafadz Huruf diulang sebanyak 26.787 kali mewakili 34,4 %;
  • 383 lafadz Isim yang paling sering diulang sebanyak 14.630 kali mewakili 18,7 %;
  • 167 lafadz Fi’il yang paling sering diulang sebanyak 13.905 kali mewakili 17,8 %;
  • 214 lafadz Isim dan lafadz Fi’il yang terjemahnya sama dalam bahasa Indonesianya diulang sebanyak 10.313 kali mewakili 13,3 %;
  • 939 lafadz diatas total pengulangannya sebanyak 65.692 kali mewakili 84 % setara dengan 25 Juz

Seluruh lafadz yang sering diulang tersebut, dihafal dengan menggunakan 2 teknik pengulangan :

  • Pengulangan hafalan 939 lafadz

Menghafal semua kelompok Huruf, kelompok Isim dan Fi’il yang sering di ulang, kelompok Isim dan Fi’il yang terjemahnya sama dalam bahasa Indonesianya yang dikemas dalam bentuk “nyanyian” sebagai jembatan pengingat “mnemonic” atau dalam pembelajaran Metode Tamyiz disebut nyanyian pemanasan yang biasa dilakukan setiap awal pembelajaran Tamyiz 1.

  • Pengulangan elaborative

Melakukan pengulangan hafalan 939 lafadz tertentu saja ketika salah satu anggota kelompoknya terbaca atau dalam pembelajaran Tamyiz disebut “praktik terjemah” atau “setoran terjemah” yang dilakukan pada saat pembelajaran Tamyiz 1.

Dengan menggunakan teknik pengulangan elaborative sesuai teknik terjemah makna Al-Qur’an metode Tamyiz 1, maka semua kelompok lafadz yang sering diulang dalam Al-Qur’an tersebut sudah akan ditemukan semuanya sampai dengan Juz 1 atau Hizb 2, dengan kata lain apabila sudah setoran terjemah makna Al-Qur’an sampai dengan Juz 1 atau Hizb 2 sesuai dengan teknik terjemah makna Al-Qur’an metode Tamyiz 1, secara otomatis akan hafal terjemah makna Al-Qur’an sebanyak 65.692 kali pengulangan kata (84 %) dari total pengulangan lafadz dalam Al-Qur’an 77.865 kali (100 %) atau setara dengan 25 Juz Al-Qur’an.

Source : SantriTamyiz

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *