Pesantren Bayt Tamyiz merupakan kelanjutan dari kegiatan mengaji Qur’an dan Kitab Kuning di Musholla yang diasuh oleh K. Tamyiz sejak 1905, bagi masyarakat sekitar  dan daerah lain.

Metode Tamyiz sendiri ditemukan pada tahun 2009. Sebuah metode  mudah mentarjamahkan Qur’an dan pintar membaca Kitab Kuningyang di formulasikan untuk anak-anak. Metode Tamyiz dapat dipelajari dengan sistem belajar selama  100 jam atau setara dengan waktu belajar 4 pekan dengan hasil sama dengan belajar 4 tahun di Pesantren pada umumnya. Alhamdulillah, metode Tamyiz telah dipelajari oleh ratusan ribu Umat Islam yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada milad TAMYIZ yang ke 6, telah mengadakan Launching Qur’an Kawkaban. Qur’an Kawkaban merupakan saranan yang dibuat khsus untuk membantu memahami dan menghafal terjemah Al-Qur’an. Dengan menggunakan Qur’an kawkaban, menghafal terjemah AL Qur’an 30 Juz dapat ditempuh selama 30 hari.